info@garudacert.com 0816274340
Lembaga Sertifikasi Sistem Manajemen & Pelatihan

ISO 22000

SISTEM MANAJEMEN KEAMANAN PANGAN

ISO 22000:2018

Standar internasional untuk Sistem Manajemen Keamanan Pangan yang membantu organisasi mengidentifikasi, mengendalikan, dan mengelola bahaya keamanan pangan sepanjang rantai pangan bersama PT. Garuda Manajemen Sertifikasi.

Tentang ISO 22000

Apa Itu ISO 22000:2018?

Standar internasional untuk Sistem Manajemen Keamanan Pangan atau Food Safety Management System.

Makanan dan keamanan pangan
FOOD SAFETY MANAGEMENT SYSTEM

Membangun Sistem Keamanan Pangan yang Terstruktur

ISO 22000:2018 adalah standar internasional yang menetapkan persyaratan untuk Sistem Manajemen Keamanan Pangan yang dapat diterapkan oleh organisasi yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam rantai pangan.

Standar ini membantu organisasi mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengendalikan bahaya keamanan pangan sehingga produk dan layanan yang berkaitan dengan pangan dapat dikelola secara sistematis.

ISO 22000 menggabungkan prinsip sistem manajemen dengan pendekatan keamanan pangan berbasis HACCP serta program prasyarat atau PRP yang relevan.

  • Mengidentifikasi bahaya keamanan pangan
  • Mengendalikan risiko pada proses pangan
  • Meningkatkan konsistensi proses dan pengendalian
  • Meningkatkan kepercayaan pelanggan dan pihak berkepentingan
Tujuan Utama

Mengapa ISO 22000 Penting?

Keamanan pangan merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan konsumen, kualitas produk, dan keberlangsungan rantai pasok pangan.

Mengendalikan Bahaya

Membantu organisasi mengidentifikasi dan mengendalikan bahaya keamanan pangan secara sistematis.

Menjaga Keamanan Pangan

Mendukung organisasi dalam memastikan produk pangan memenuhi persyaratan keamanan yang ditetapkan.

Meningkatkan Kepercayaan

Meningkatkan keyakinan pelanggan dan pihak berkepentingan terhadap kemampuan organisasi dalam mengelola keamanan pangan.

Manfaat

Manfaat Penerapan ISO 22000

Penerapan Sistem Manajemen Keamanan Pangan memberikan kerangka yang terstruktur untuk mengelola risiko keamanan pangan.

Meningkatkan Keamanan Produk

Membantu memastikan bahaya keamanan pangan dikendalikan pada tahapan yang relevan dalam rantai pangan.

Mengurangi Risiko

Membantu organisasi mengurangi kemungkinan terjadinya masalah keamanan pangan melalui pengendalian yang sistematis.

Pengendalian Proses

Meningkatkan pengendalian terhadap parameter proses yang berpengaruh terhadap keamanan pangan.

Identifikasi Bahaya

Mendorong organisasi melakukan identifikasi dan evaluasi bahaya keamanan pangan berdasarkan pendekatan yang sistematis.

Dokumentasi Lebih Terstruktur

Membantu pengelolaan informasi terdokumentasi yang diperlukan untuk mendukung sistem keamanan pangan.

Meningkatkan Kesadaran Personel

Mendorong personel memahami peran dan tanggung jawab mereka terhadap keamanan pangan.

Food Safety Hazards

Jenis Bahaya Keamanan Pangan

Bahaya keamanan pangan dapat berasal dari berbagai sumber dan perlu dikendalikan berdasarkan karakteristik proses serta produk.

Bahaya Mikrobiologis

Bahaya yang berkaitan dengan mikroorganisme seperti bakteri, virus, kapang, dan parasit yang dapat mempengaruhi keamanan pangan.

Bahaya Kimia

Bahaya yang berasal dari bahan kimia, residu, kontaminan, atau zat lain yang dapat membahayakan konsumen.

Bahaya Fisik

Benda asing seperti pecahan kaca, logam, plastik, atau material lain yang dapat mencemari produk.

Alergen

Bahan atau komponen pangan tertentu yang dapat menimbulkan reaksi alergi pada konsumen yang sensitif.

Pengendalian Suhu

Pengendalian kondisi suhu pada proses tertentu untuk menjaga keamanan dan karakteristik produk pangan.

Kontaminasi Silang

Perpindahan bahaya dari satu bahan, permukaan, peralatan, atau proses ke produk pangan lainnya.

Food Safety Framework

Komponen Penting ISO 22000

ISO 22000 mengintegrasikan prinsip manajemen keamanan pangan dengan pendekatan pengendalian bahaya.

01

Sistem Manajemen

Membangun struktur, kebijakan, proses, tanggung jawab, komunikasi, dokumentasi, dan evaluasi untuk mengelola Sistem Manajemen Keamanan Pangan.

02

Program Prasyarat

Menerapkan program prasyarat atau PRP yang sesuai untuk membantu menciptakan kondisi lingkungan dan operasional yang mendukung keamanan pangan.

03

Analisis Bahaya dan HACCP

Mengidentifikasi bahaya, menentukan pengendalian, menetapkan titik kendali yang sesuai, serta melakukan pemantauan dan verifikasi.

04

Komunikasi

Membangun komunikasi yang efektif di dalam organisasi dan sepanjang rantai pangan untuk memastikan informasi keamanan pangan tersedia dan diperbarui.

05

Traceability

Membangun kemampuan untuk menelusuri hubungan antara bahan, proses, produk, dan pihak yang relevan dalam rantai pangan.

06

Tanggap Darurat

Mempersiapkan organisasi menghadapi kondisi darurat atau insiden yang dapat berdampak terhadap keamanan pangan.

Struktur Standar

Persyaratan Utama ISO 22000:2018

ISO 22000:2018 menggunakan struktur tingkat tinggi yang selaras dengan berbagai standar sistem manajemen ISO.

KLAUSUL 04

Konteks Organisasi

Memahami organisasi, konteks, pihak berkepentingan, serta menentukan ruang lingkup Sistem Manajemen Keamanan Pangan.

KLAUSUL 05

Kepemimpinan

Menetapkan kepemimpinan, komitmen, kebijakan keamanan pangan, serta tanggung jawab dan wewenang yang relevan.

KLAUSUL 06

Perencanaan

Menentukan risiko dan peluang serta merencanakan tindakan untuk mencapai sasaran Sistem Manajemen Keamanan Pangan.

KLAUSUL 07

Dukungan

Mengelola sumber daya, kompetensi, kesadaran, komunikasi, dan informasi terdokumentasi.

KLAUSUL 08

Operasional

Mengendalikan proses operasional, PRP, analisis bahaya, rencana pengendalian bahaya, traceability, verifikasi, dan kesiapsiagaan terhadap keadaan darurat.

KLAUSUL 09

Evaluasi Kinerja

Melakukan pemantauan, pengukuran, analisis, evaluasi, audit internal, dan tinjauan manajemen.

KLAUSUL 10

Peningkatan

Menangani ketidaksesuaian, melakukan tindakan korektif, dan meningkatkan Sistem Manajemen Keamanan Pangan secara berkelanjutan.

Continuous Improvement

Pendekatan PDCA dalam ISO 22000

Pendekatan Plan, Do, Check, Act membantu organisasi memastikan Sistem Manajemen Keamanan Pangan terus dievaluasi dan ditingkatkan.

Plan

Menentukan konteks, risiko, sasaran, sumber daya, dan perencanaan pengendalian keamanan pangan.

Do

Menerapkan proses, PRP, analisis bahaya, pengendalian operasional, dan komunikasi.

Check

Memantau, mengukur, memverifikasi, melakukan audit, dan mengevaluasi efektivitas sistem.

Act

Melakukan tindakan korektif dan peningkatan berkelanjutan terhadap sistem.

Food Chain

ISO 22000 di Sepanjang Rantai Pangan

Keamanan pangan perlu dikelola secara menyeluruh, bukan hanya pada tahap produksi akhir.

Bahan Baku

Pengadaan dan penerimaan bahan yang digunakan dalam proses pangan.

Produksi

Pengolahan pangan dengan pengendalian bahaya yang sesuai.

Penyimpanan

Pengendalian kondisi penyimpanan untuk menjaga keamanan dan mutu produk.

Distribusi

Menjaga kondisi produk selama penyimpanan, transportasi, dan distribusi.

Konsumen

Memastikan informasi yang relevan mengenai keamanan pangan dapat tersedia bagi konsumen.

Penerapan ISO 22000

Siapa yang Dapat Menerapkan ISO 22000?

ISO 22000 dapat diterapkan oleh organisasi yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam rantai pangan, tanpa bergantung pada ukuran atau kompleksitas organisasi.

Standar ini dapat digunakan oleh berbagai organisasi yang berhubungan dengan produksi, pengolahan, penyimpanan, distribusi, penyediaan, maupun layanan pendukung terkait pangan.

Industri Makanan Produsen dan pengolah berbagai produk pangan.
Minuman Pengolahan dan produksi berbagai jenis minuman.
Katering Penyedia makanan untuk konsumen dan kegiatan tertentu.
Restoran Pengelolaan keamanan pangan dalam layanan makanan.
Ritel Pangan Penyimpanan dan distribusi produk pangan kepada konsumen.
Distribusi Pengelolaan produk pangan selama proses distribusi.
Pengemasan Penyediaan produk dan material kemasan yang relevan.
Rantai Pasok Organisasi pendukung yang berhubungan dengan rantai pangan.
Persiapan makanan dan keamanan pangan
FOOD SAFETY & HYGIENE
Food Safety Culture

Keamanan Pangan Dimulai dari Budaya Organisasi

Sistem Manajemen Keamanan Pangan tidak hanya berkaitan dengan pemeriksaan produk akhir. Keamanan pangan perlu dibangun melalui proses yang konsisten sejak bahan baku hingga produk sampai kepada konsumen.

Komitmen manajemen, kompetensi personel, komunikasi, kebersihan, pengendalian proses, pemantauan, serta pengendalian bahaya merupakan bagian penting dalam mendukung keamanan pangan.

Dengan pendekatan yang sistematis, organisasi dapat mengelola risiko keamanan pangan secara lebih konsisten dan meningkatkan kepercayaan pelanggan.

Konsultasikan Kebutuhan Anda
Frequently Asked Questions

Pertanyaan Umum ISO 22000

Beberapa pertanyaan yang sering diajukan mengenai Sistem Manajemen Keamanan Pangan.

Apa itu ISO 22000?
ISO 22000 adalah standar internasional untuk Sistem Manajemen Keamanan Pangan atau Food Safety Management System. Standar ini membantu organisasi mengelola risiko keamanan pangan secara sistematis sepanjang rantai pangan.
Apa versi ISO 22000 yang berlaku saat ini?
ISO 22000:2018 merupakan edisi standar yang digunakan untuk Sistem Manajemen Keamanan Pangan.
Apa perbedaan ISO 22000 dengan HACCP?
HACCP merupakan pendekatan sistematis untuk mengidentifikasi bahaya dan menetapkan pengendalian keamanan pangan. ISO 22000 merupakan Sistem Manajemen Keamanan Pangan yang mengintegrasikan prinsip HACCP dengan elemen sistem manajemen, program prasyarat, komunikasi, evaluasi, dan peningkatan.
Apakah ISO 22000 hanya untuk perusahaan makanan?
Tidak. ISO 22000 dapat diterapkan oleh organisasi yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam rantai pangan, termasuk produksi, pengolahan, penyimpanan, distribusi, pengemasan, katering, serta organisasi pendukung yang relevan.
Apa saja contoh bahaya keamanan pangan?
Bahaya keamanan pangan antara lain dapat berupa bahaya mikrobiologis, kimia, fisik, serta bahaya lain yang relevan terhadap keamanan produk, termasuk pengelolaan alergen sesuai konteks organisasi.
Apa itu PRP dalam ISO 22000?
PRP atau Prerequisite Program adalah kondisi dan aktivitas dasar yang diperlukan untuk menjaga lingkungan operasional yang higienis dan sesuai dalam produksi, penanganan, dan penyediaan pangan yang aman.
What is traceability?
Traceability atau ketertelusuran adalah kemampuan untuk menelusuri hubungan antara bahan, proses, produk, dan informasi yang relevan sepanjang rantai pangan.
Apakah sertifikasi ISO 22000 menjamin produk selalu aman?
Sertifikasi ISO 22000 tidak berarti risiko keamanan pangan menjadi nol. Standar ini menyediakan sistem manajemen untuk membantu organisasi mengidentifikasi, mengendalikan, memantau, dan meningkatkan pengelolaan risiko keamanan pangan.

Bangun Sistem Keamanan Pangan yang Terpercaya

Konsultasikan kebutuhan penerapan dan sertifikasi Sistem Manajemen Keamanan Pangan organisasi Anda bersama PT. Garuda Manajemen Sertifikasi.