info@garudacert.com 0816274340
Lembaga Sertifikasi Sistem Manajemen & Pelatihan

ISO 45001

SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA

ISO 45001:2018

Standar internasional untuk Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang membantu organisasi mengidentifikasi bahaya, mengendalikan risiko K3, mencegah cedera dan gangguan kesehatan akibat kerja, serta meningkatkan kinerja K3 secara berkelanjutan bersama PT. Garuda Manajemen Sertifikasi.

Tentang ISO 45001:2018

Apa Itu ISO 45001:2018?

Memahami dasar Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta penerapannya dalam organisasi.

Pekerja menggunakan alat keselamatan di lingkungan kerja
OCCUPATIONAL HEALTH & SAFETY

Standar Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja

ISO 45001:2018 adalah standar internasional yang menetapkan persyaratan untuk Occupational Health and Safety Management System (OH&S) atau Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Standar ini membantu organisasi menciptakan tempat kerja yang aman dan sehat dengan pendekatan sistematis dalam mengidentifikasi bahaya, menilai risiko, serta menentukan pengendalian yang sesuai.

ISO 45001:2018 juga menekankan kepemimpinan, konsultasi dan partisipasi pekerja, pemenuhan kewajiban kepatuhan, serta peningkatan berkelanjutan terhadap kinerja K3.

  • Mengidentifikasi bahaya dan risiko K3
  • Mencegah cedera dan gangguan kesehatan akibat kerja
  • Meningkatkan kondisi keselamatan tempat kerja
  • Mendorong partisipasi pekerja dalam K3
Tujuan Utama

Mengapa ISO 45001:2018 Penting?

Sistem manajemen K3 membantu organisasi mengelola bahaya dan risiko keselamatan serta kesehatan kerja secara terstruktur.

Mencegah Cedera dan Gangguan Kesehatan

Membangun sistem untuk mencegah kejadian yang dapat menyebabkan cedera maupun gangguan kesehatan akibat kerja.

Melibatkan Pekerja

Mendorong konsultasi dan partisipasi pekerja dalam pengembangan, penerapan, dan peningkatan sistem K3.

Meningkatkan Kinerja K3

Membantu organisasi meningkatkan kinerja keselamatan dan kesehatan kerja secara berkelanjutan.

Manfaat

Manfaat Penerapan ISO 45001:2018

Penerapan sistem manajemen K3 memberikan pendekatan yang lebih terstruktur terhadap pengelolaan risiko kerja.

Meningkatkan Keselamatan Kerja

Membantu organisasi mengidentifikasi bahaya dan menentukan pengendalian risiko secara sistematis.

Mengurangi Risiko Kecelakaan

Pendekatan berbasis risiko membantu organisasi mengendalikan potensi bahaya sebelum menimbulkan insiden.

Meningkatkan Partisipasi Pekerja

Pekerja dapat dilibatkan dalam konsultasi dan proses pengambilan keputusan yang berkaitan dengan K3.

Pengelolaan Risiko Lebih Terstruktur

Organisasi memiliki pendekatan sistematis untuk mengidentifikasi bahaya, risiko, dan peluang K3.

Meningkatkan Kepatuhan

Membantu organisasi mengelola kewajiban kepatuhan yang berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan kerja.

Membangun Budaya K3

Mendorong budaya kerja yang lebih peduli terhadap keselamatan dan kesehatan setiap orang di tempat kerja.

Hazard Identification

Contoh Bahaya di Tempat Kerja

Bahaya K3 dapat berbeda berdasarkan jenis aktivitas, proses, lokasi, peralatan, dan kondisi organisasi.

Jatuh dari Ketinggian

Risiko jatuh dari tangga, scaffolding, atap, platform kerja, atau area dengan perbedaan elevasi.

Mesin dan Peralatan

Bahaya akibat bagian mesin bergerak, peralatan kerja, alat produksi, atau kegagalan pengamanan mesin.

Bahan Kimia

Risiko akibat paparan, penyimpanan, penggunaan, atau penanganan bahan kimia berbahaya.

Kebakaran

Potensi kebakaran dan keadaan darurat yang dapat membahayakan pekerja maupun fasilitas.

Kebisingan

Paparan kebisingan dari mesin, peralatan, kendaraan, atau aktivitas operasional.

Ergonomi

Risiko akibat postur kerja, gerakan berulang, pengangkatan beban, dan desain tempat kerja.

Risk Control

Hierarki Pengendalian Risiko

Pengendalian risiko K3 dilakukan dengan memilih tindakan pengendalian yang sesuai berdasarkan tingkat efektivitasnya.

01

Eliminasi

Menghilangkan sumber bahaya dari aktivitas kerja.

02

Substitusi

Mengganti bahaya dengan sesuatu yang memiliki risiko lebih rendah.

03

Rekayasa

Menggunakan pengendalian teknis untuk mengurangi paparan bahaya.

04

Administratif

Mengendalikan risiko melalui prosedur, pelatihan, dan aturan kerja.

05

APD

Menggunakan alat pelindung diri sesuai bahaya dan risiko yang ada.

Struktur Standar

Persyaratan Utama ISO 45001:2018

Beberapa klausul utama yang menjadi bagian dari Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

KLAUSUL 04

Konteks Organisasi

Memahami konteks organisasi, pihak berkepentingan, ruang lingkup, dan proses sistem manajemen K3.

KLAUSUL 05

Kepemimpinan dan Partisipasi Pekerja

Menetapkan kepemimpinan, komitmen, kebijakan K3, serta konsultasi dan partisipasi pekerja.

KLAUSUL 06

Perencanaan

Mengidentifikasi bahaya, menilai risiko dan peluang, serta menentukan sasaran K3 dan rencana pencapaiannya.

KLAUSUL 07

Dukungan

Mengelola sumber daya, kompetensi, kesadaran, komunikasi, serta informasi terdokumentasi.

KLAUSUL 08

Operasional

Mengendalikan proses operasional dan perubahan, pengadaan, kontraktor, serta kesiapsiagaan darurat.

KLAUSUL 09

Evaluasi Kinerja

Melakukan pemantauan, pengukuran, analisis, evaluasi, audit internal, dan tinjauan manajemen.

KLAUSUL 10

Peningkatan

Menangani insiden dan ketidaksesuaian serta melakukan tindakan korektif dan peningkatan berkelanjutan.

Continuous Improvement

Pendekatan PDCA dalam ISO 45001:2018

Sistem manajemen K3 menggunakan pendekatan sistematis untuk merencanakan, menerapkan, mengevaluasi, dan meningkatkan kinerja keselamatan dan kesehatan kerja.

Plan

Mengidentifikasi bahaya, risiko, peluang, kewajiban, dan sasaran keselamatan serta kesehatan kerja.

Do

Menerapkan proses, pengendalian, kompetensi, dan program K3 yang telah direncanakan.

Check

Memantau, mengukur, mengevaluasi, dan mengaudit kinerja sistem manajemen K3.

Act

Melakukan tindakan korektif dan peningkatan berkelanjutan terhadap sistem K3.

Penerapan ISO 45001:2018

Siapa yang Dapat Menerapkan ISO 45001:2018?

ISO 45001:2018 dapat diterapkan oleh berbagai jenis organisasi yang ingin meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja, terlepas dari ukuran maupun jenis aktivitasnya.

Sistem dapat disesuaikan dengan konteks organisasi, jenis pekerjaan, bahaya yang dihadapi, jumlah pekerja, serta kondisi operasional.

Konstruksi Pengendalian risiko pekerjaan proyek dan lapangan.
Manufaktur Pengelolaan risiko mesin dan proses produksi.
Pertambangan Pengendalian risiko aktivitas pertambangan.
Transportasi Pengelolaan risiko operasional dan mobilitas.
Perusahaan Jasa Pengelolaan risiko pada aktivitas layanan.
Perdagangan Pengendalian keselamatan di lingkungan kerja.
Pendidikan Pengelolaan keselamatan warga dan fasilitas.
Organisasi Lainnya Dapat disesuaikan dengan konteks dan risikonya.
Proses Sertifikasi

Tahapan Sertifikasi ISO 45001:2018

Secara umum proses sertifikasi dilakukan melalui beberapa tahapan untuk menilai kesesuaian dan efektivitas Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Identifikasi

Memahami konteks, aktivitas, bahaya, dan risiko organisasi.

Persiapan

Menyiapkan dan menerapkan sistem manajemen K3.

Implementasi

Menjalankan pengendalian risiko dan proses K3.

Audit

Penilaian kesesuaian sistem terhadap persyaratan standar.

Peningkatan

Menindaklanjuti hasil evaluasi untuk meningkatkan sistem.

Safety Culture

Membangun Budaya Keselamatan Kerja

Keselamatan kerja bukan hanya tentang penggunaan APD, tetapi merupakan bagian dari budaya dan sistem organisasi.

Pekerja konstruksi menggunakan perlengkapan keselamatan
SAFETY FIRST

Keselamatan Dimulai dari Sistem

Penerapan ISO 45001:2018 membantu organisasi membangun pendekatan K3 yang terintegrasi dengan proses bisnis, bukan hanya mengandalkan tindakan individual pekerja.

Organisasi dapat mengidentifikasi bahaya, mengevaluasi risiko, menentukan pengendalian, meningkatkan kompetensi, serta memastikan pekerja dilibatkan dalam hal-hal yang berkaitan dengan K3.

Dengan pendekatan tersebut, K3 menjadi bagian dari perencanaan, operasional, evaluasi, dan peningkatan berkelanjutan organisasi.

Konsultasikan Kebutuhan Anda
Frequently Asked Questions

Pertanyaan Umum ISO 45001:2018

Beberapa pertanyaan yang sering diajukan mengenai ISO 45001:2018 dan Sistem Manajemen K3.

Apa itu ISO 45001:2018?
ISO 45001:2018 adalah standar internasional untuk Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Occupational Health and Safety Management System).
Apa tujuan utama ISO 45001:2018?
Tujuan utamanya adalah membantu organisasi menyediakan tempat kerja yang aman dan sehat, mencegah cedera dan gangguan kesehatan akibat kerja, serta meningkatkan kinerja K3 secara berkelanjutan.
Apakah ISO 45001:2018 sama dengan SMK3?
ISO 45001:2018 merupakan standar internasional untuk Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Dalam penerapannya di Indonesia, organisasi juga perlu memperhatikan peraturan perundang-undangan K3 yang berlaku dan persyaratan lainnya yang relevan.
Apakah ISO 45001 hanya untuk perusahaan konstruksi?
Tidak. ISO 45001:2018 dapat diterapkan pada berbagai sektor seperti manufaktur, konstruksi, pertambangan, transportasi, jasa, perdagangan, pendidikan, dan organisasi lainnya.
Apa yang dimaksud dengan bahaya dan risiko K3?
Bahaya merupakan sumber yang memiliki potensi menyebabkan cedera atau gangguan kesehatan. Risiko berkaitan dengan kemungkinan terjadinya kejadian berbahaya dan tingkat keparahan dampaknya.
Apakah pekerja harus dilibatkan dalam ISO 45001?
Ya. ISO 45001:2018 memberikan penekanan pada konsultasi dan partisipasi pekerja dalam pengembangan, perencanaan, penerapan, evaluasi, dan peningkatan Sistem Manajemen K3.
Apakah sertifikat ISO 45001 berarti perusahaan bebas kecelakaan?
Tidak. Sertifikasi tidak berarti organisasi dijamin bebas dari kecelakaan. ISO 45001 menyediakan kerangka sistematis untuk mengelola bahaya dan risiko serta meningkatkan kinerja K3 secara berkelanjutan.

Siap Menerapkan ISO 45001:2018?

Konsultasikan kebutuhan sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja organisasi Anda bersama PT. Garuda Manajemen Sertifikasi.